Kamar Misbach Jusa Biran

Your Reservation
Check In
Nights
Check Out
Rooms
Room 1
Adults
Children

Kamar Misbach Jusa Biran

Start FromRp 192,500.00 / Night
Diskon 40%semua buku dari penerbit Komunitas Bambu
Diskon 20%Menginap 7 hari 6 malam
Diskon 30%Menginap 30 hari 29 malam

Misbach Yusa Biran adalah juru selamat arsip film Indonesia. Atas inisiatif dialah dan keterbukaan pikiran Gubernur Ali Sadikin pada 1975 berdiri Sinematek Indonesia sebagai arsip film pertama di Asia Timur. Misbach memimpin lembaga itu sampai 2001.

Film Indonesia tidak akan maju karena akan gagal menemukan karakter dan bahasa filmisnya jika tidak tahu sejarah perfilm dan bikin filmnya dahulu. Sedang film diyakini merupakan medium yang penting bagi pendidikan sebuah bangsa. Inilah misi dan visi Misbach yang lahir di Rangkasbitung, Banten, 11 September 1933 mendirikan Sinematek Indonesia. Kepercayaan inilah yang mendorongnya sejak 1971 mulai merintis berdirinya Arsip Film, Sinematek Indonesia dan mulai melakukan penelitian sejarah film Indonesia. Semakin kuat karena pada 1973, ia mulai mengajar di LPKJ/IKJ untuk mata kuliah penulisan skenario dan sejarah film Indonesia. Ini masih ditambah dengan aktivitasnya yang samadi berbagai kursus dan lokakarya yang diselenggarakan untuk menatar orang film.

Sinematek Indonesia adalah buah dari jalan panjangnya bergulat dan menjadi salah satu tokoh utama sejarah film Indonesia. Sebuah hasil permenungan dari perjalanan panjang sejak memasuki dunia film sejak 1954. Sekaligus sebagai orang pers dan cerpenis. Juga penulis naskah drama, seperti yang terkenal adalah Bung Besar(1957). Kumpulan cerpennya mengenai dunia film dibukukan dengan judul …Oh, Filmmengalami cetak ulang berulangkali da tentu saja yang sangat sohor, yaitu Keajaiban Di Pasar Senen. Pada 1967, ia terpilih sebagai sutradara terbaik untuk filmnya Di Balik Tjahaja Gemerlapan dan penulis skenario film terbaik untuk Menyusuri Jejak Berdarah.

Pada 2018, Komunitas Bambu menerbitkan otobiografinya Kenang-kenangan Orang Bandel. Lalu bukunya yang sangat penting dan merupakan hasil perkutatannya dengan arsip film di Sinematek Indonesia, yaitu Sejarah Bikin Film di Jawa.

error: Content is protected !!